Pemdes Cengal Kecamatan Japara, Kabupatén Kuningan Diduga Alami Krisis Kepercayaan, Kuwu dan Sekdes Kurang Harmonis
![]() |
| Gambar Hanyalah Ilustrasi |
Kuningan - Fakta Birokrasi
Pemerintah Desa Cengal saat ini diduga sedang alami krisis kepercayaan masyarakat. Bahkan hubungan antara Kuwu Suhartini dan Sekertaris Desa dikatakan tidak harmonis.
Hal ini terungkap setelah ramainya isyu PTSL, dimana ratusan warga yang daftar PTSL tahun 2021 sampai saat ini belum juga menerima sertifikat PTSL.
“Kasihan Ibu Kuwu, orangnya baik. Tapi seolah olah tidak dipungsikan. Semuanya seperti dikuasai oleh Pak Ulis,” kata salah seorang warga.
Warga tersebut mengatakan, terlihatnya Sekdes lebih berpengaruh dari Kepala Desa, salah satunya tampak pada pelantikan Kadus yang akan digelar tanggal 30 besok. Dimana yang akan dilantik nanti masih ada hubungan kekerabatan dengan Sekdes. Ironisnya, Kuwu yang juga mencalonkan Cucunya, malah seperti dijegal oleh Sekdes.
“Di sini bisa kita lihat pak Ulis lebih dominan pengaruhnya dibanding Bu Kuwu,” ungkapnya lagi.
Bukan hanya itu saja, Motor Inventaris Kuwu pun dikuasai oleh Sekdes. Padahal seharusnya setelah pelantikan Kepala Desa, Motor Inventaris harus diserahkan kepada Kepala Desa.
“Saya mendengar mengenai motor inventaris, pak Ulis tidak ada omong omongnya ke Bu Kuwu,” ungkapnya lagi.
Sementara itu, terkait motor inventaris, Sekertaris Desa Cengal, saat dikonfirmasi di kediamannya, mengatakan, tidak benar kalau dirinya menguasai motor inventaris tanpa komunikasi dengan Kepala Desa.
Menurutnya, ia telah meminta ijin kepada Kepala Desa, dan menawarkannya. Tetapi Kepala Desa memilih motor inventaris yang lama.
“Tidak benar kalau saya menguasai motor inventaris tanpa bicara dulu dengan Bu Kuwu,” ujarnya.
(Red)




Tidak ada komentar: