Kuningan - Lintas
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Masjid Al-Hidayah, Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, menggelar kegiatan keagamaan dengan tema “Suri Tauladan Nabi Muhammad SAW”. Acara tersebut menghadirkan penceramah Ustaz KH. Mamat Rahmatullah, S.Sos., Penyuluh Agama KUA Kecamatan Pancalang.
Masjid Al-Hidayah dipadati jamaah bapak-bapak dan ibu-ibu yang hadir untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DKM Masjid Al-Hidayah H. Darkun, S.Pd., Sekretaris DKM Drs. Engkus Kusnadi, serta Imam Besar Masjid Al-Hidayah H. Nono Sudana.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Manis Kidul menyampaikan bahwa Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk selalu mengingat dan mengenang suri tauladan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi setiap tahun juga menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan dan persatuan masyarakat.
“Maulid Nabi Besar SAW, suri tauladan Nabi Besar Muhammad SAW, selalu diingat dan dikenang oleh umat Islam. Setiap tahunnya selalu dirayakan dan diperingati. Inilah kebersamaan dan kesatuan, tetap kompak dan bersatu di Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana,” ungkapnya.
Sejumlah tokoh dan pimpinan pondok pesantren turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya pimpinan Ponpes Khusnul Hotimah dan Al-Mutazam, H. Maman Kurman, SH., H. Asep, dan H. Imam. Hadir pula Ustaz Zaenal Aripin, penceramah dari Desa Lengkong, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Selain itu, tampak hadir para ibu ustazah, di antaranya Ustazah Atun, Ustazah Encum, Ustazah Imun, dan Ustazah Titin, bersama jamaah lainnya.
Suasana semakin semarak ketika tim kasidah ibu-ibu menggema dengan lantunan salawat Nabi Muhammad SAW dan marhabanan yang diiringi musik kasidah. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ibu Eti, S.Pd.
Sebelum acara dibuka, kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang disampaikan oleh Ustazah Ibu Titin dari Blok Kliwon, Desa Manis Kidul.
Dalam ceramahnya, KH. Mamat Rahmatullah, S.Sos., menyampaikan bahwa banyak sekali suri tauladan Nabi Muhammad SAW yang harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya menerapkan akhlakul karimah, melakukan perbuatan terpuji, tekun beribadah, menjadi pribadi yang dermawan, serta menjaga kebersihan hati dan perbuatan.
Terlebih di zaman modern dan perkembangan teknologi saat ini, menurutnya masyarakat perlu menjaga diri dari krisis moral dan krisis akhlak. Salah satu caranya adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, antara lain dengan membaca Al-Qur’an dan hadis, menjaga salat tepat waktu, serta menjaga akhlak dari perbuatan keji dan mungkar.
“Banyak sekali suri tauladan Nabi Muhammad SAW yang harus kita amalkan dalam sehari-hari, seperti akhlakul karimah yang baik, perbuatan yang terpuji, tekun dalam ibadah, dermawan, dan memiliki hati yang bersih. Apalagi di zaman modern ini, zaman teknologi, ada krisis moral dan krisis akhlak. Agar kita bisa menjaganya, hendaknya mendekatkan diri kepada Illahi Robbi, seperti membaca Al-Qur’an dan hadis, menjaga salat tepat waktu, serta menjaga akhlak kita dari perbuatan keji dan mungkar,” paparnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Hidayah tersebut menjadi momentum bagi masyarakat Desa Manis Kidul untuk mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta meneladani akhlak dan kehidupan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
(Mulyono)




Tidak ada komentar: